Ming. Sep 25th, 2022

Tariunews.com

Aktual, Independen, dan Terpercaya

Harga Karet Murah, Musim Hujan, Petani Karet Menjerit

TARIUNews.com,Sintang – Harga Karet murah ditambah lagi musim penghujan membuat petani karet di Kabupaten Sintang mulai kelabakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sejak bulan nopember 2018 hingga januari 2019, ini hujan tidak pernah berhenti. Sehingga membuat seluruh masyarakat yang pekerjaannya hanya bergantung pada karet mulai merasa kesulitan untuk membeli bahan pokok, dan lain – lainnya,” kata Alex Akoran Ketua GNPK-RI Kabupaten Sintang Kal-bar pada media online tariu news.com Selasa (08/01/2019).

Alex mengatakan, “Harga karet di Kalimantan barat khususnya Kabupaten Sintang entah kapan akan naik harganya. Saat ini tengkulak hanya berani membeli berkisaran Rp. 6.500 sampai 7000/ kg pada petani karet. Hal ini sangat tidak sesuai dengan pengeluaran. Sementara harga sembako melambung. Lalu kapan masyarakat ini bisa sejahtera jika Pemerintah tidak bisa Naikkan harga karet,” Imbuhnya.

Menurut Alex, penghasilan masyarakat merosot diakibatkan harga komoditi karet tidak sesuai dengan pengeluaran per harinya. Diibaratkan pepatah, “Besar Pasak Dari Pada Tiang.” Maka masyarakat tidak pernah merasakan sejahtera.

Banyak yang mengeluhkan hasil karetnya selama sebulan ini jauh merosot akibat hujan terus menerus, bahkan menurut pantauan kami dilapangan banyak pohon pohon karet yang terendam banjir akhirnya tidak bisa disadap.” ucapnya
“Saya berharap kepada Pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Provinsi, atau Pemda, untuk bisa membantu para petani karet dengan menstabilkan / menyesuaikan harga karet dengan bahan – bahan pokok,” harapnya.


Penulis : Tim Liputan.
Editor : Dodi.

previous arrow
next arrow
Slider

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: