Ming. Sep 25th, 2022

Tariunews.com

Aktual, Independen, dan Terpercaya

Diduga Akibat Transaksi Online, Sadin Gantung Diri di Pohon Nangka

TariuNews.com, Ngabang – Sesosok mayat dalam keadaan menggantung kembali ditemukan oleh warga di Dusun Pak Mayam Desa Pak Mayam Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak, Minggu, (10/07/2022).

Korban atas nama Sadin, beralamat di Balai Karangan Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau ditemukan sudah meninggal dunia dengan seutas tali terikat di lehernya di atas pohon nangka.

Menurut Kepala Desa Pak Mayam, Marjoko, saat dihubungi media ini, korban adalah buruh pendatang yang bekerja di tempat warga pak mayam, yang bernama Pak Inpot. ” Korban sudah kurang lebih 6 bulan bekerja disini, mayat korban sekitar pukul 05:30 WIB berada di kebun kelapa sawit milik Pak Kimloy yang ditemukan oleh warga Pak Mayam bernama Pak Ipan”, ungkap Joko.

Joko menuturkan,saksi Pak Ipan pada saat itu pulang dari kerjaan jaga malam, lalu tiba-tiba rantai motornya lepas, tidak sengaja beliau melihat ada orang kayak orang noreh karet, terlihat samar-samar setelah memperbaiki rantai, dia kaget kok ada tali di leher korban, Ipan langsung minta pertolongan ke warga dan warga pun menghubunginya.

“Tidak lama saya lansung ke rumah pasirah, Pak Kadus dan Pak RT untuk mengajak mereka melihat mayat pak Sadin yang sudah tergantung di pohon nangka di kebun sawit Pak Kimloy. Saya pun langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Pak Mayam untuk datang ke TKP dimana penemuan mayat tersebut”, tutur Joko.

Joko menambahkan, kabarnya, dugaan motif dari kejadian ini ketika mendengar dari beberapa warga bahwa korban melakukan transaksi penjualan online motor jenis KLX di Facebook, ia kemudian menawarkan kepada warga lainnya, warga yang korban tawarkan sudah menyetor uang kepada korban, dan korban menyetor uang kepada orang di Facebook tersebut , namun motor tidak kunjung datang, penjual tidak bisa dikontak, karena merasa malu, korban yang usia sekitar 50 han tahun ini melakukan bunuh diri.

Sampai saat ini, korban sudah dimakamkan oleh warga ke pemakaman umum Desa Pak Mayam atas persetujuan keluarga pada Pukul 14.30 WIB.

Penulis: Dodi

Editor : Dodi

previous arrow
next arrow
Slider

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: