Ming. Sep 25th, 2022

Tariunews.com

Aktual, Independen, dan Terpercaya

Polsek Menyuke Datangi TKP Seorang Guru yang Ditemukan Meninggal Dunia di Sawah

TariuNews.com, Menyuke – Warga Dusun Anik, Desa Anik Dingir, Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak digegerkan dengan peristiwa penemuan mayat wanita di sebuah sawah warga sekitar pukul 18.30 WIB pada Rabu (06/07/2022).

Kapolsek Menyuke Ipda Hendra Setyawan mengatakan dari identifikasi pihak Kepolisian korban diketahui Maselina Munis yang diketahui merupakan salah satu tenaga pendidik di salah satu sekolah di Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak.

Hendra mengatakan berdasarkan keterangan saksi mata kejadian, bahwa pada Rabu (06/07) sekitar pukul 06.30 WIB korban pamit dengan ibunya untuk pergi ke sawah di lokasi Panganan. Kemudian sekitar pukul 15.30 WIB ibu korban Sipat merasa gelisah karena korban tak kunjung pulang ke rumah.

Kemudian lanjut Kapolsek saksi Sipat pergi ke rumah anaknya Ita Yuliana yang jarak rumahnya tidak jauh dari rumah korban untuk memberitahukan bahwa korban belum pulang ke rumah setelah diberitahu Ita Yulianti menyuruh anaknya Sasa dan Lago mencari korban ke lokasi sawah tersebut, akan tetapi korban tidak di temukan, kemudian memberitahukan kepada keluarga lainnya untuk membantu mencari korban.

“Sekitar pukul 17.30 WIB, saudara Saul Ngange adik ipar korban memberitahukan  kepada keluarganya Kadem bahwa korban belum pulang ke rumah dari tadi pagi, kemudian Kadem pergi lagi mencari korban bersama keluarga lainnya. Pada pukul 18.30 WIB , Kadem tiba lokasi sawah milik korban dan melihat korban sudah terbaring dengan kondisi sudah meninggal dunia,” sambung Kapolsek.

Seketika itu juga, korban dibawa pulang ke rumah oleh pihak keluarga untuk disemayamkan.

“Untuk lokasi meninggalnya, korban berada di tengah sawah miliknya dan keluarganya yang sudah ditanami padi. Dugaan sementara, korban meninggal akibat serangan jantung pada saat sedang mencari keong emas yang mana pada TKP ditemukan kantong plastik warna merah berisikan keong emas,” jelas Kapolsek.

Hendra melanjutkan pada saat petugas datang di TKP sawah tersebut jenasah korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga ke rumah duka, kemudian dilakukan oleh TKP yang mana ditemukan topi warna merah, sarung tangan warna putih, kantong plastik warna merah berisikan keong emas (gondang) milik korban.

“Dilakukan pemeriksaan medis di rumah duka oleh Dokter Puskesmas Darit dengan hasil pemeriksaan terhadap korban meninggal akibat serangan jantung dan juga dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter tidak ada ditemukan tanda – tanda kekerasan luar. Keluarga korban menerima dan mengikhlaskan meninggalnya korban serta dibuatkan surat pernyataan penolakan otopsi / visum dengan disaksikan dan diketahui oleh ketua RT Zainudin dan Kepala Desa Anik Hemirinci,” papar Kapolsek

Sementara itu, berdasarkan keterangan adik kandung korban, Yuliana mengatakan bahwa korban memang memilik riwayat penyakit hipertensi dan asam lambung.

“Korban akan dimakamkan pihak keluarga pada Kamis (07/07) dipemakaman keluarga di Desa Anik Kecamatan Menyuke pungkas Kapolsek.

Humas Polsek Menyuke

Editor : Dodi

previous arrow
next arrow
Slider

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: