Ming. Sep 25th, 2022

Tariunews.com

Aktual, Independen, dan Terpercaya

100 Episode!!! BPPSDMP Kementan diseminasi Ilmu Pertanian Melalui Wisatani

Tariunews.com, (12/05/2022) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menjawab tantangan meningkatkan kompetensi SDM Pertanian melalui program Widyaiswara Sapa Kostratani (Wisatani). 

Program ini dapat diakses secara daring, yang disiarkan rutin setiap hari Rabu melalui zoom cloud meeting serta kanal youtube live streaming dan diikuti oleh  Penyuluh, Petani, serta Insan Pertanian Lainnya. 

Dalam program Wisatani, melalui Widyaiswara Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang serta narasumber lain yang berkompeten di bidangnya, menyampaikan materi di bidang pertanian yang beraneka ragam , yang diharapkan mampu mengedukasi dan mencerdaskan seluruh pegiat pertanian di negeri ini. 

Wisatani pada Rabu 11 Mei 2022 merupakan edisi spesial karena merupakan sesi  ke-100.  Untuk sesi spesial ini  diisi materi yang menarik dengan judul, ‘Kurikulum Pelatihan Dasar Fungsional Penyuluh Pertanian (Berdasarkan Permen PAN RB No. 35 Tahun 2020)’. 

Materi yang dibawakan dengan kemasan takshow  ini diisi langsung oleh pemateri Kepala BBPP Binuang Dr. Yulia Asni Kurniawati M.Si. serta  Widyaiswara BBPP Binuang, Yusuf Rijayanto, MA. dan Angga Bayu Saputra, S.ST, M.I.Kom.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyebut Penyuluh Pertanian adalah kopassusnya Kementerian Pertanian. 

Pernyataan itu disampaikan Mentan saat mengapresiasi para penyuluh pertanian yang melakukan sertifikasi kompetensi penyuluh pertanian. 

“Saya apresiasi sertifikasi kompetensi Penyuluh Pertanian ini. Bagaimana pertanian bisa baik salah satu penentu utamanya adalah penyuluh. Kalian itu penting banget. Adalah Kopassusnya Kementerian Pertanian,” ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo melalui keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan, memperkuat kinerja penyuluh pertanian salah satunya melalui kegiatan pelatihan. 

“Penyuluh harus hadir mendampingi petani, menyemangati petani. Penyuluh juga harus mampu memberikan solusi kepada para petani,” jelas Dedi. 

BPPSDMP juga mempunyai 3 Program Aksi untuk mendukung tujuan pembangunan pertanian.

“Pertama yaitu Penguatan Komado Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), selanjutnya yaitu Penumbuhan Usaha Petani Milenial, dan yang terakhir adalah Dukungan Terhadap Program Utama Kementerian Pertanian”, Pungkas Kabadan.

Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati saat membuka kegiatan Wisatani sesi 100 mengatakan,  “Kita menyajikan materi yang berkaitan dengan penyuluhan sesuai Permenpan RB No. 35 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian”, Kata Yulia. 

BBPP Binuang berinisiasi untuk mendapatkan masukan terkait kurikulum pelatihan dasar fungsional  berdasarkan Permenpan RB No. 35 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian, sehingga sesuai dengan kebutuhan peningkatan dan pengembangan kompetensi Penyuluh Pertanian dalam rangka mendukung pelaksanaan Tugas dan fungsinya di lapangan.

Penulis : (Adi/Irfan)

Editor : Dodi

previous arrow
next arrow
Slider

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: