Sen. Des 5th, 2022

Tariunews.com

Aktual, Independen, dan Terpercaya

Panen Perdana, Bupati Sanggau : Jangan Ragu Tanam Jagung

TariuNews.com, Sanggau  – Bupati Sanggau, Paolus Hadi, didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Sanggau, Ny.Arita Apolina, melakukan panen perdana jagung varietas hibrida Kelompok Tani Dohik Hua di Dusun Dohik Empaning, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Senin (16/12/2019) sore.

Turut serta dalam panen jagung perdana tersebut Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf. Gede Setiawan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau, John Hendri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sanggau, Siron, Kasatpol-PP Kabupaten Sanggau, Viktorianus, Danramil Tayan Hulu, Peltu Lewi, Kapolsek Tayan Hulu, Ipda Dimas Yusuf Fadhillah Rahmanto, Kepala Desa Binjai, Heriyanto, Ketua BPD Desa Binjai Obedi Tua Sarumaha, Kepala Dusun Dohik Empaning, Plipus Patrio dan anggota Kelompok Tani Dohik Hua Desa Binjai.

Ditemui usai panen, Bupati Sanggau, Paolus Hadi meminta masyarakat khususnya kelompok tani yang sudah ada untuk tidak ragu menanam jagung hibrida.

“Saya lihat ini potensi,  jagung hibrida ini laku, bisa dijual ecer. Kalau produksi besar kita sudah punya buyer yang siap membeli jagung ini,” kata Paolus.

Dikatakan Paolus, selama ini kebutuhan jagung hibrida di Kabupaten Sanggau masih didatangkan dari kabupaten lain.

“Kita di sini saja ndak mampu memenuhinya, masih kita beli jagung dari kabupaten lain. Ini harus jadi program bersama, berbagai pihak. Juga terimakasih kepada pihak TNI dan Polri yang juga ikut mendorong masyarakat kita agar bersemangat tanam jagung,” ujarnya.

Dia berharap dukungan perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit yang sedang melakukan replanting atau melaksanakan peremajaan kelapa sawit.

“Dan saya sudah meminta sebelum sawitnya besar bisa ditanam dengan jagung. Mudah-mudahan bisa, karena saya lihat ini potensi,” katanya.

Pada kesempatan itu, PH juga mengapresiasi pabrik kelapa sawit yang berada di Desa Binjai karena sudah ikut mendukung penanaman jagung.

“Saya ucapkan terimakasih kepada perusahaan yang ada di sekitar sini karena mereka dukung dengan memberikan solid maupun abu dari pabriknya. Ini harus berlanjut, dari pada jadi limbah yang tidak bermanfaat. Nanti mungkin diorganisir baik supaya ada mekanisme bagaimana pihak-pihak pabrik juga berpartisipasi kalau rakyat kita sudah sangat semangat membuka lahan,” tuturnya.

Paolus berharap, ke depan kalau lahannya sudah diolah, kelompok tani bisa menetap, tidak lagi berpikir untuk pindah-pindah.

“Karena di sini dicoba juga lahan tanpa bakar. Ayo kita kerja keras supaya ke depan orang tidak hanya mengandalkan membakar, tetapi melalui teknik yang ada, bisa merubah pola tanam masyarakat kita,”pungkasnya.

Editor : Dodi

Penulis : TIM Liputan

previous arrow
next arrow
Slider

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: