Sel. Nov 29th, 2022

Tariunews.com

Aktual, Independen, dan Terpercaya

Askiman Hadiri Kegiatan Gawe Dayak di Desa Mensiap Baru

Tariunews.com, Sintang – Ribuan masyarakat suku Dayak Seberuang dan Suku Dayak Ketungau di Desa Mensiap Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang hari ini Jumat, 05/07/2019 melaksanakan Gawe Nyelapat tahun (Gawe Dayak) dihadiri Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman,MM sekaligus membuka acara kegiatan.

Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman,MM dalam kata sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan gawe dayak yang dilaksanakan masyarakat di desa Mensiap baru ini tidak hanya merupakan rutinitas namun memiliki makna yang sangat luar biasa bagi kita semunya. ”kita sebagai masyarakat dayak tentunya memiliki adat istiadat, seni budaya, dan selayaknya kita bisa disebut masyarakat adat, memiliki nilai sejarah yang harus tetap kita jaga dari nenek moyang kita, seperti pelaksanaan Gawe Dayak ini yang kita laksanakan rutin setiap tahun.”

“Gawe Nyelapat Tahun Gawe Dayak yang dilaksanakan ini, adalah bentuk kita mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa Pencipta langit dan Bumi serta isinya yang memiliki putra tunggal bagi orang Kristen dan katholik sang jurus selamat telah memberikan kita rejeki, memberikan berkat, memberikan berkah dan tentunya juga bukan hanya masalah perladangan saja, namun dalam setiap segi kehidupan yang telah diberikan Tuhan kepada kita” jelas Wakil Bupati Sintang Drs Askiman,MM.

Wakil Bupati Sintang juga menjelaskan, sebagai masyarakat Dayak yang memiliki Adat Istiadat, mari kita gali potensi seni budaya kita, gali semua adat istiadat yang kita miliki , jangan malu-malu.” seperti contoh masyarakat jawa kalau setiap bulan suro, yang masih menganut paham kejawen mereka masih melakukan ritual yang sama mengucap syukur, memandikan pusaka melakukan sesuatu berdasarkan kepercayaannya , makanya masyarakat jawa juga disebut masyarakat adat jawa dan mereka secara turun menurun yang diajarkan”.

“untuk itu kita sebagai orang dayak kita jangan sampai menghilangkan adat Budaya kita yang sudah menjadi kebiasaan neneng moyang kita, karena apabila kita tidak mempertahankan adat istiadat kita berarti kita menghilangkan identitas diri kita”. Tegas Askiman.

Sementara itu, Ketua Panitia Gawe Nyelapat tahun(Gawe Dayak) Desa Mensiap Baru Senen Ardianto mengatakan, bahwa Pekan Gawe dayak yang dilaksanakan ini merupakan tahun yang ke.2 yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh masyarakat, guna melestarikan budaya dayak.”dan saya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada suku jawa yang ada di desa Mensiap Baru Kecamatan tempunak yang juga telah banyak terlibat dalam kegiatan ini, yang mendukung baik secara pemikiran, materi, maupun tenaga , ini membuktikan bahwa adanya kerukunan antar umat beragama dan kebudayaan di desa Mensiap baru ini,”.

Tampak hadir dalam acara gawai dayak tersebut Pejabat OPD Pemkab Sintang Forkopimcam, Ketua Dewan Adat , para kepala desa, tokoh adat, para tumenggung, tokoh agama Kecamatan Tempunak.

Penulis :Alex
Editor : Dodi

previous arrow
next arrow
Slider

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: