Rab. Feb 8th, 2023

Tariunews.com

Aktual, Independen, dan Terpercaya

Poktan STAND Adakan Seminar Sehari Pertanian di Kecamatan Meranti

TariuNews.com, Meranti – Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di masa Covid-19, Pengurus Kelompok Tani Semata Tani Andalan ( STAND ) terus melakukan penyuluhan pertanian di berbagai daerah,kali ini di Kecamatan Meranti. Sabtu (25/09).

Penyuluhan ini berupa seminar sehari yang diikuti oleh para gembala dan Jemaat Gereja se-Kecamatan Meranti sebanyak 100 orang lebih yang diselenggarakan di Gereja PPIK Kelampai Meranti. Pengurus Poktan Stand yang berasal dari Dusun Semata Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak ini diundang khusus oleh Panitia Pelaksana karena dinilai sudah cukup sukses melaksanakan program pertanian dikelompoknya. Turut hadir Pula Camat Ngabang, Kepala Desa Kelampai, Polsek Meranti, dan para undangan lainnya.

Peserta Seminar

Dalam sambutannya, Camat Meranti Ericanes Panjuga sangat mendukung program positif ini karena memang searah dengan program pemerintah daerah dan pusat, Camat pula menambahkan dimasa Covid-19 ini, harus tetap mengikuti protokol kesehatan, karena belum diketahui sampai kapan pandemi ini akan berakhir kemudian membuka acara seminar sehari ini.

Seminar diawali oleh Bendahara Poktan STAND, Firminus Dodi dan sekaligus Petani Milenial Kalimantan Barat Kementerian Republik Indonesia dengan materi Menjadi Petani Modern menyampaikan bagaimana saat ini petani harus bisa merubah mindset terhadap pertanian bahwa bertani itu lebih mudah karena diintegrasikan dengan mesin dan teknologi.

“Dikelompok tani kami sudah gunakan mesin jonder untuk membajak tanah, mesin perontok jagung, sprikle untuk menyiram tanaman,mesin robin,alat penanam jagung, mesin oven atau pengering dan lain sebagainya. Melalui alat ini kita dipermudah untuk bertani, ini beberapa alat adalah hasil dukungan pemerintah juga kepada kita , pemerintah sangat mendukung,tentunya bapak ibu harus bentuk kelompok tani untuk mendapatkan bantuan alat-alat dari pemerintah”, papar Dodi.

Dodi menjelaskan bahwa Petani adalah garda terdepan pula dalam mendukung pemutusan rantai penyebaran Covid19,karena masyarakat harus tercukupi makanan makanan yang bergizi serta kebutuhan pokok lainnya seperti tanaman pangan padi jagung dan tanaman sayuran. Disertai slide presentasi berupa gambar dan video, para peserta sangat antusias dan semangat mengikuti pemaparan nara sumber.

Nikolaus Supin, S.Th, Ketua Poktan Stand pun turut memberi materi dalam seminar sehari ini. Supin membawakan materi tentang sistem budidaya jagung hibrida mulai dari tahap olah lahan, penanaman, perawatan,panen, dan penanganan pasca panen.

Ketua Penyandang Disabilitas Kabupaten Landak ini pun memotivasi dan membakar semangat para peserta seminar dengan kesaksian hidupnya bahwa dengan keterbatasannya, Supin bisa berjuang untuk hidup lebih baik.

“Saya saja yang hanya bertangan satu,saya bisa melakukan pertanian,bisa operasikan dumpt truck,motor,jonder , dan lain lain, bapak ibu yang sehat harus lebih bisa dari saya,bapak ibu harus bisa maju dan sukses”, ungkap Supin.

Diakhir sesi ke tiga, Kosmas Hartanto,Mgr Koperasi Sedatakamaru memberikan seminar terkait budidaya ayam kampung.

Acara berlangsung hangat disertai sesi tanya jawab dan kuis berhadiah anak bebek, tidak hanya diruangan, nara sumber juga mengajak peserta untuk langsung praktek di lapangan bagaimana cara menanam jagung yang baik dan benar.

Pemenang Kuis Tanya Jawab mendapat hadiah anak bebek dari nara sumber.

Penulis : Dodi

Editor. : Dodi

previous arrow
next arrow
Slider

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: