Sel. Jan 25th, 2022

Tariunews.com

Aktual, Independen, dan Terpercaya

Tayang Enam Hari, Film Spider-Man: Far From Home Raup Rp 1,7 Triliun

Poster Spiderman: Far From Home

TARIUnews.com – Far From Home diperkirakan menghasilkan US$ 125 juta atau sekitar Rp 1,7 triliun juta dalam penayangan enam hari pertama di bioskop seluruh dunia. Namun, spekulasi lain memperkirakan film superhero laba-laba yang diperankan Tom Holland ini mampu meraup pendapatan sebesar US$ 150 juta atau Rp 2,1 triliun.

Film tersebut juga mampu menghasilkan US$ 39,2 juta atau Rp 554 miliar dari 4.634 titik penayangan di Amerika Serikat (AS) dan Kanada pada hari pertama penayangan pada Selasa lalu. Capaian itu menghapus rekor film The Amazing Spider-Man tahun 2012 yang penjualannya mencapai US$ 35 juta atau Rp 494 miliar. 

Variety melaporkan, capaian tersebut juga  melebihi hasil film pertama Holland sebagai Spiderman pada 2017 lalu, yaitu Spider-Man Homecoming, yang meraup US$ 117 juta atau Rp 1,6 triliun. Ketika itu, filmnya mampu mencetak box office dengan total penjualan US$ 880 juta atau Rp 12,4 triliun.

Film Spider-Man: Far From Home disutradarai oleh Jon Watts yang menghabiskan biaya produksi sebesar US$ 160 juta atau sekitar Rp 2,2 triliun. Naskah filmnya ditulis oleh Chris McKenna dan Eric Sommers. Dalam film ini, Holland berperan sebagai Peter Parker yang melakukan perjalanan ke Eropa. Aktor lainnya adalah Jake Gyllenhaal yang bakal berperan sebagai Mysterio. 

Forbes memperkirakan Spider-Man: Far From Home bakal terus mendapatkan penjualan yang tinggi. Apalagi, film ini merupakan film pertama setelah Marvel Cinematic Universe selesai dengan Avengers: Endgame yang menghasilkan US$ 2,76 miliar di seluruh dunia. 

Cerita yang berhubungan dengan Spiderman dalam tiga tahun terakhir selalu mendapatkan sorotan. Secara global, pendapatan Spider-Man: Homecoming sebesar Rp 12,4 triliun, raihan Venom mencapai US$ 854 juta atau Rp 12 triliun tahun 2018, serta film animasi yang mendapatkan Oscar Spider-Man: Into the Spider-Verse menghasilkan US$ 390 juta atau Rp 5,5 triliun.

Sumber: Kata Data

Editor: RYS

previous arrow
next arrow
Slider

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: